Minggu, 18 Oktober 2020

Teruntuk mu yang terlalu serius menyikapi kehidupan

Teruntuk mu yang terlalu serius menyikapi kehidupan 

    Ingatlah semua hanya titipan, tak ada yang akan menolong mu kelak kecuali apa yang pernah kau perbuat. Tuhan tak pernah melihat mu karena rupa, akan tetapi dia hanya menilai mu dengan mengukur takwa.

Teruntuk mu yan terlalu serius menyikapi kehidupan 

    Terus lah bersyukur walau engkau tidak mendapat kan nikmat sesuai yang engkau harap, ketahuilah di luar sana masih banyak orang yang menengadah ke langit namun belum tersurat. Pahamilah bahwa engkau memiliki apa yang orang lain tidak.

Teruntuk mu yang terlalu serius menyikapi kehidupan

    Yakini bahwa tak ada manusia yang ingin hidup di bawah ekspektasinya, namun apalah daya takdir telah mengikat dengan sekuat tenaga. Sungguhpun begitu engkau tetap lah harus tegak walau badai selalu menanjak.

Teruntuk mu yang terlalu serius menyikapi kehidupan 

    Terus lah melangkah walau terkadang semesta tidak berpihak kepada mu. Teruslah langkah kan kaki itu sehingga ia tau bahwa engkau tidak lagi merangkak. 

Teruntuk mu yang terlalu serius menyikapi kehidupan

    Lupakan lah semua kekesalan mu pada semesta. Karena memang ia hanya perantara semata. Tidurlah, namun jangan terlalu rapat menutup mata. Hingga tiba saat nya engkau di surga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari Berdamai

Sebagai manusia pada umumnya. Tentu masalah akan selalu menerpa dengan sekuat yang ia mampu. Tidak lain tujuannya adalah untuk merasuki jiwa...